Hujan Musim Semi 43 : Kebaktian Kebangunan Rohani

Hujan Musim Semi 43 : Kebaktian Kebangunan Rohani


[dflip id="7832" ][/dflip]

Seorang Kristian yang sejati pastinya amat mementingkan aspek kerohanian. Dia akan memastikan rohaninya sentiasa dibangunkan dan diteguhkan. Sebagaimana pentingnya menjaga tubuh fizikal, demikian juga, bahkan lebih penting lagi menjaga rohani agar tidak jatuh ke dalam perangkap Si Iblis. Bagaimanakah seseorang dapat mengekalkan kerohaniannya sentiasa teguh? Salah satu cara adalah dengan menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani.

69. Bagaimana Mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani
|

69. Bagaimana Mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani

I.       HENDAKLAH HATI DAN TUBUH SUCI ADANYA

1.      Sebelum bertemu dengan Allah harus menguduskan diri terlebih dahulu (Ibr 12 : 14).

  • Contoh : Kej 35 : 2-3;  Kel 9 : 10-11.

2.      Masuk ke tanah kudus, melihat tanda muzijat Allah harus menguduskan diri terlebih dahulu (Kel 3 : 5).

  • Allah tidak nampak pada dunia yang berdosa (Mat 12 : 38-39).

II.     DENGAN HATI YANG LAPAR DAN HAUS

1.      Terhadap Injil (Ams 27 : 7).

2.      Hendaknya memperhatikan dan menerimanya (Neh 8 : 1-3).

3.      Haus akan kepenuhan Roh Kudus (Yoh 7 : 37-39).

III.    HARUS DENGAN SEGENAP HATI

1.      Meletakkan segala pekerjaan duniawi (Im 23 : 33, 35).

2.      Mendengarkan Firman dengan tekun (Luk 10 : 39, 42).

3.      Berdoa dengan tekun (Mat 6 : 6).

IV.    MENARUH KASIH

1.      Saling melayani (1 Ptr 4 : 10).

  • Saling melayani dengan Kasih, tidak membezakan tempat (Ibr 13 : 1-2;  Gal 3 : 27-28).

2.      Saling mendorong (1 Tes 5 : 11-14).

3.      Mempersembahkan dengan hati yang rela (Kel 25 : 2;  35 : 21, 29).

V.     MELAKSANAKAN DENGAN TEKAD

1.      Memupuk kerohanian dengan hidup menurut roh (Gal 5 : 16-22).

2.      Melaksanakan kasih dengan sekuat tenaga (Mat 22 : 37-39;  1 Yoh 3 : 17-18).

3.      Bagi orang yang membaca, mendengarkan, dan menerima baru memperoleh berkat (Yak 1 : 22-25).