Raja Amon
| | | |

Raja Amon

Raja Amon

[Hu Qing Zhen]

Nas Kitab: II Raj 21:19-2b; II Taw 33:21-25

Prakata

Raja ke-empat belas atas Yehuda, memerintah di Yerusalem selama dua tahun lalu dibunuh oleh pegawai-pegawainya. Ia adalah seorang raja yang jahat dan setiap yang dilakukannya adalah dosa kejahatan.

[1]      Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata Tuhan (II Raj 21: 20-22)

i. Ia melakukan segala yang jahat sama seperti yang dilakukan ayahnya (21)

Membuat patung berhala dan menginjak-cemarkan Bait Suci (4-7)

‚Menjatuhkan orang Yahudi ke dalam dosa, menyesatkan mereka sehingga menyembah berhala (9, 11)

ƒMenumpahkan darah orang-orang tak berdosa (6, 16)

ii. Meninggalkan Tuhan, beribadah kepada berhala-berhala (21-22)

Meninggalkan Tuhan, Allah nenek moyangnya (22)

Beribadah dan menyembah berhala-berhala yang disembah ayahnya (21)

iii. Tidak menuruti firman Tuhan (22:8-9)

Tidak menuruti dan tidak melakukan segala perintah Allah.

Tidak menuruti hukum-hukum Allah yang diperintah melalui Musa.

iv. Pengajaran

  • Allah ialah Allah yang cemburu, yang tidak membenarkan sesiapa membuat patung berhala dan sujud menyembah kepadanya; bahkan akan membalaskan kesalahan dari bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat (Kel 20:4, 5)
  • Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia (I Kor 3:16-17)
  • Bukan saja sendiri berbuat jahat, bahkan merasa senang dan suka apabila orang lain melakukan kejahatan, maka pasti menimpakan balasan yang setimpal (Rm 1:28-32)
  • Sembahlah Allah benar yang Esa (Kel 20:3; Ul 5:7)

¨ Setiap yang meninggalkan Allah, Allah akan meninggalkannya (II Taw 15:2)

¨ Di luar Tuhan, kita tidak akan dapat berbuat apa-apa (Yoh 15:5)

  • Yang percaya pada Tuhan akan tetap teguh, yang percaya pada nabi-nabi akan berhasil (II Taw 20:20)
  • Berbahagia setiap yang melakukan firman, dapat mengalahkan setiap yang melawannya (Yak 1:22-25; Ul 28:1-46)

[2]      Melampau Dalam Perbuatan Jahat Namun Tidak Merendahkan Diri (II Taw 33:23)

  1. Ayahnya, walaupun banyak berbuat jahat, namun pada akhirnya telah merendahkan diri dan bertobat di hadirat Allah, doanya didengari dan dikabulkan Tuhan (12-13)
  2. Bukan saja ia tidak merendahkan diri, malah makin banyak kesalahnnya (23)
  3. Pengajaran
  • Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati; hati sedemikian tidak akan dipandang hina Allah (Mzm 34:19; Mzm 51:19)
  • Meninggalkan kejahatan berbalik kepada kebaikan, pasti hidup; yang meninggalkan kebaikan mengikut yang jahat pasti mati (Yeh 18:21-32)
  • ƒSiapa yang menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi (Ams 28:13)

[3]     Kesudahannya

  1. Hanya dua tahun setelah ia memerintah, pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan melawan dia, dan membunuhnya di istana (II Taw 33:21, 24)
  2. Agar manusia ketahui bahwa memecat dan mengangkat raja adalah tertakluk pada Allah (Dan 2:21; 4:31-33)
  3. Jadikanlah itu sebagai peringatan supaya jangan kita jatuh dan dihukum Allah (Ruj: I Kor 10:11-12; Rm 15:4)