Pesanan Terakhir Yakub
| | |

Pesanan Terakhir Yakub

Pesanan Terakhir Yakub

[Lin Feng Lai]

Nas Suci:  Kej 48:15-16

¨       Ini merupakan perkataan Yakub berdasarkan kasih (Ibr 11:21).

¨       Di antaranya ada dua kalimat yang teramat penting: yakni “Allah yang telah menjadi gembalaku selama hidupku sampai sekarang” dan “Malaikat yang telah melepaskan aku dari segala bahaya”.

¨       Dalam seumur hidup Yakub, ia mempunyai dua kali pengalaman melihat Allah. Yaitu pengalaman di Betel dan di Penyeberangan sungai Yabok.

[1]      Pengalaman Di Betel (Kej 28:10-22)

¨       Masa hidup Yakub selama dua puluh tahun menderita di rumah pakcik (Kej 31:1-3, 21, 22-29, 30-42)

[2]      Pengalaman Di Penyeberangan Sungai Yabok (Kej 32:1-33:17)

Per: Maksud ‘Israel’ ialah: bergumul dengan Allah dengan tidak mengalah dan tidak mengundur (versi Li Jern Zhong)

¨       Kemenangan Yakub dalam perebutannya dengan Esau untuk mendapatkan hak kesulungan serta berkat (Kej 25:21-26, 27-34; 27:1-40; Ibr 12:16-17)

¨       Kemenangan Yakub dalam berdamai semula dengan Esau adalah disebabkan ia sendiri dengan rendah hati memohon pengampunan Esau (Kej 33:1-11). Lantas, keputusannya yang sedemikian telah menjadi sebab kemenangan Yakub dalam perjuangan tersebut

¨       Kemenangan Yakub dalam pergumulan dengan Tuhan disebabkan ia inginkan berkat dari Allah (Kej 33:26). Malaikat tersebut pada hakekatnya ialah manifestasi Allah (Kej 32:27-30). Dalam pesanan terakhir Yakub, khasnya kalimat keduanya tadi “Malaikat yang telah melepaskan aku dari segala bahaya”. Itulah Malaikat yang dimaksudkan.

[3]     Ajaran

Pada waktu tersebut, disebabkan Yakub menjadi pincang, ingin berperang dengan Esau pasti kalah, mahu melarikan diri tidak dapat, maka terpaksalah ia bersandar kepada Allah dengan segenap hati dan atas itulah ia menerima pertolongan Allah.

¨       Paulus memegahkan kelemahan sendiri (II Kor 12:7-10)

¨       Salah satu fasal Mazmur yang paling disukai Martin Luther ialah fasal 118:5-14. Perenggan ini merupakan Lagu Kemenangan Musa (Kel 15:1-2). Itu adalah waktu di mana Allah membuka jalan tatkala Musa memimpin umat Israel menyeberangi Laut Terberau, memusnahkan tentera Israel (Kel 14:10-31).

¨       Ayat suci yang paling disukai Martin Luther: Yes 30:15

¨       Sewaktu dicobai (diterjemahkan juga kepada ‘diuji’), Allah pasti membuka jalan (I Kor 10:31)

¨       Allah tetap menjaga kehidupan para pemercaya; oleh itu jangan tamakkan kekayaan, melainkan tahu merasa cukup (Ibr 13:5-6; Ruj: I Tim 6:5-11). Kata Lao Tze: orang yang tahu cukup adalah orang kaya.

Dipenuhi Roh Kudus
| | |

Dipenuhi Roh Kudus

Dipenuhi Roh Kudus

[Lin Feng Lai]

¨       Kekuasaan memberitakan Injil: Luk 24:47-49; Kis 1:8.

¨       Pembuka tirai memberitakan Injil: Kis 2:1-4.

[1]      Contoh Stefanus

¨       Disebabkan ia penuh Roh, maka Stefanus penuh juga dengan karunia berkhotbah dan melakukan mujizat.

Kis 6:3 ~ Penuh Roh dan hikmat (full of the Spirit and of wisdom)

Kis 6:5 ~ Penuh iman dan Roh Kudus (full of the faith and of the Holy Spirit)

Kis 6:8 ~  Penuh dengan karunia dan kuasa (full of grace and power) mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda

Kis 6:10 ~ Roh dan hikmat mendorongnya berbicara

¨       Memohonkan agar karunia dan kebenaran maju serentak: Yoh 1:14, 16; Kis 4:29-31; II Ptr 3:18

¨       Pengetahuan akan semakin bertambah di akhir zaman: Dan 12;4; Ef 4:13

Kis 7:2-53 ~ Kesaksian yang penuh kuasa

Kis 7:54-56 ~ Melihat penglihatan

Kis 7:57-60 ~ Mati syahid (penuh dengan iman, pengharapan dan kasih pada hakekatnya adalah manifestasi kepenuhan Roh Kudus)

[2]     Kebangkitan Semula Gereja

Yeh 37:1-10

Yeh 47:1-12; Ruj: Why 22:1-2

¨       Oleh Roh Allah (Za 4:6)

¨       Tekan-utamakan pengetahuan rohani: Hos 4:6; Mat 13:10-16 (Yes 6:9-10; Kis 28:23-28); Mat 13:51-52; Yoh 6:45 (Yes 54:13); I Yoh 2:27; Ibr 8:11; I Kor 2:6-15; Ef 1:17-19. (Ruj: Rasul-rasul tak mempunyai wang – Kis 3:6; tak terpelajar – Kis 4:13; Yesus juga tak terpelajar – Yoh 7:14-16)

Yesus Piawaian Semua Guru
| | |

Yesus Piawaian Semua Guru

Yesus Piawaian Semua Guru

[Lai Yin Fu]

Prakata

Yesus adalah Juruselamat juga seorang guru dan sahabat baik manusia, Ia mempergunakan setiap kesempatan baik untuk mengumpulkan bahan-bahan pengajaran berdasarkan teori kasih; tambahannya Dia mendidik setiap orang masing-masing menurut personaliti orang tersebut; justeru demikian meninggalkan teladan baik yang berterusan untuk turun-temurun.

[1]      Pengajaran Lisan Tuhan Yesus ~ Ajaran-Ajaran Penting

i. Dari segi pertuturan

    Katakan yang benar: tidak bersumpah, tidak tambah-kurangkan (Mat 5:34,37)

‚    Jangan menghakimi (Mat 7:1)

ƒ    Tidak memperkatakan perkataan sia-sia (Mat 12:36)

ii. Dari segi perbuatan

    Dia yang melakukan kehendak Bapa di sorga (ajaran-ajaran Alkitab) baru boleh masuk ke dalam kerajaan Allah (Mat 7:21)

‚    Menahan amarah sendiri akan terelak daripada balasan (Mat 26:52)

ƒ    Jadilah garam dunia dan terang dunia (Mat 5:13-16)

iii. Dari segi kasih

    Teladani kasih besarNya yang rela mengorbankan diri (Yoh 13: 34)

‚    Peliharakan hati saling mengasihi (Yoh 13:35)

ƒ    Kasihilah musuh dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita (Mat 5:43, 44)

iv. Dari segi iman

    Meminta di dalam nama Tuhan pasti tergenap (Yoh 14:14)

‚    Mempunyai iman sebesar biji sesawi akan dapat memindahkan gunung (Mat 17:20)

ƒ    Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan; tanda-tanda mujizat akan menyertai orang-orang yang percaya (Mrk 16:16, 17)

v. Dari segi kekudusan

    Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya (Mat 5:28)

‚    Lebih baik jika satu dari anggota tubuh binasa, dari pada tubuh dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka (Mat 5:29, 30)

ƒ    Haruslah kita sempruna, sama seperti Bapa yang di sorga adalah sempurna (Mat 5:48)

[2]     Pengajaran Teladan Yesus ~ Model Penyempurnaan Rohani

i. Kekudusan

    Mengalahkan tiga jenis godaan Iblis (Mat 4:1-14)

‚    Menyucikan Bait Allah (Mat 21:12-13)

ƒ    Tiga kali Pilatus mengumumkan bahwa Yesus tidak berdosa (Luk 23:4, 14, 22)

ii. Kasih

    Memberitakan Injil menyelamatkan jiwa; menyembuhkan penyakit menyelamatkan jasmani manusia (Mat 9:35-38)

‚    Melihat orang tersiksa dalam jasmani dan batin maka tergerak hatiNya oleh belas kasihan lalu menyembuhkan mereka (Mat 8:17, 20:34; Mrk 1:40, 41; 9:22-25)

ƒ    Mengorbankan nyawa untuk manusia sejagat di atas kayu salib (Rm 5:6-8; I Yoh 3:16)

iii. Lemah lembut

      Menyatakan kehendak menyelamatkan manusia kepada murid-murid yang panas hati (Luk 9:51-56)

‚    Ketika dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; sabar bertahan menghadapi olokan dan cemooh (I Ptr 2:23; Mat 26:67, 68; 27:39-44)

ƒ    Sewaktu menderita di atas kayu salib, Ia memohon kepada Bapa di Sorga mengampuni orang-orang yang menganiayaNya (Luk 23:33, 34)

iv. Rendah hati

    Menyambut baik para pemungut cukai dan orang-orang dosa (Luk 5:27-32; 15:1, 2)

‚    Barangsiapa ingin menjadi terkemuka hendaklah ia menjadi hamba melayani orang (Mat 20:27, 28)

ƒ    Mengambil rupa seorang hamba membasuh kaki murid-murid satu per satu (Yoh 13:3-5, 14)

v. Menghormati ayah dan ibu

    Menghormati ayah dan ibu semenjak kecil, dikasihi Allah dan manusia (Luk 2:51, 52)

‚    Sewaktu menderita kesakitan seluruh tubuh di atas kayu salib, ia tidak lupa menyerahkan Maria kepada Yohanes untuk dipelihara (Yoh 19:26, 27)

[3]     Pertalian Persahabatan Guru-Murid Yesus

i. Ramah dan mesra

    Membawa murid-murid pergi melihat tempat tinggal dan diam bersama-sama mereka (Yoh 1:35-40)

‚    Membenarkan Yohanes bersandar dekatNya (Yoh 13:23-25)

ii. Berprihatin akan keluarga

    Mengunjungi keluarga murid-murid (Mrk 1:29)

‚    Menyembuhkan demam panas ibu mertua Petrus (Mrk 1:30-31)

iii. Saling mendoakan

    Sebelum menderita kesiksaan, membantu doa bagi Petrus agar tidak kehilangan iman (Luk 22:31-34)

‚    Sebelum ditangkap, berharap dengan sungguh-sungguh agar tiga orang murid kekasihNya akan berjaga-jaga denganNya (Mat 26:36-39)

 iv. Mengampuni Yudas

    Sudah awal-awal mengetahui bahwa Yudas akan menyerahkanNya (Yoh 13:10, 11)

‚    Tetap membasuh kakinya dengan berharap ia akan insaf dan berbalik (Yoh 13:12, 21, 26)

v. Berprihatin akan kehidupan

    Memahami bahwa murid-murid lapar lalu membenarkan mereka memetik bulir-bulir gandum untuk dimakan (Mat 12:1-3)

‚    Setelah bangkit, masih mengambil berat apakah murid-murid mempunyai makanan atau tidak (Yoh 21:1-14)

Kata Penutup

Pertuturan dan perbuatan Tuhan Yesus adalah bersepadu. Sesungguhnya Dia ialah seorang guru teladan yang peramah dan berwibawa. Haruslah kita menghormati dan mengasihiNya, percaya dan bersandar padaNya serta teladaniNya sampai selama-lamanya.

Perihal Hikmat
| | |

Perihal Hikmat

Perihal Hikmat

[Chen Wan Fa]

Prakata

Hikmat melebihi emas, perak dan permata (Ams 3:13-15); namun hikmat ada juga yang benar dan palsu. Dasar buktinya seperti berikut (Yak 3:13-18):

[1]      Hikmat Benar – Hikmat Yang Dari Atas (17)

  1. Pertama-tama murni (17)
  2. Selanjutnya pendamai (17)
  3. Peramah, penurut (17)
  4. Penuh belas kasihan (17)
  5. Buah-buah yang baik (17)
  6. Tidak memihak (17)
  7. Tidak munafik (17)

¨       Gamaliel dan Gideon memiliki hikmat yang benar (Kis 5:33-40; Hak 8:1-3)

[2]      Hikmat Palsu – Bukan Hikmat Yang Datang Dari Atas (15)

  1. Dari dunia (15)
  2. Dari nafsu manusia (15)
  3. Dari setan-setan (15)
  4. Ada iri hati (16)
  5. Mementingkan diri sendiri (16)
  6. Ada kekacauan (16)
  7. Segala macam perbuatan jahat (16)

¨       Seperti jemaat Korintus (I Kor 1:10-11; 3:1-3)

[3]     Perolehilah Hikmat Benar

  1. Takutlah akan Allah (Ams 9:10)
  2. Terimakanlah anugerah keselamatan Allah
  3. Mintalah dari Allah (1:5)

Penutup

Hikmat benar memuliakan Allah memanfaatkan manusia manakala hikmat palsu melukai diri dan mencelakakan orang lain. Mohon bertanya, hikmat padamu adalah hikmat jenis mana?

Firman Tentang Memberi Dan Menerima
| | |

Firman Tentang Memberi Dan Menerima

Firman Tentang Memberi Dan Menerima

[Lai Yin Fu]

Prakata

Nasihat Sun Zhong Shan: “Kehidupan manusia harus bertujuankan melayani orang”; Jiang Jing Guo berkata: “Korbankan kenikmatan, nikmati pengorbanan” dan ia menasihati supaya setiap orang harus tahu melayani orang ramai. Prinsip kehidupan Paulus ialah bekerja dengan dua tangan sendiri untuk membekali kehidupan teman-teman sekerja dan berpegang kepada prinsip firman: “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima” (Kis 20:34,35).

[1]      Definasi Memberi-Menerima

  1. Maksud ‘memberi’ ialah bertindak secara konkrit mengasihi orang lain mengikut kemampuan sendiri berdasarkan kemurahan, kasih setia dan dengan seikhlas-ikhlasnya (Ams 3:3, 4, 27)
  2. Maksud ‘menerima’ ialah menerima bantuan sumbangan dari orang lain dalam waktu-waktu sendiri perlu ataupun menerima sedekah orang pada waktu yang bertepatan (Ruj: Flp 4:15-17)

[2]       Prinsip-Prinsip Memberi

  1. Yang terindah ialah membekal arang pada waktu salju (Luk 14:12-14)
  2. Tidak meminta balasan daripada pihak yang menerima (Ruj: Luk 6:31), ini disebabkan Allah pasti membalas.
  3. Sewaktu memberi, jangan menghina orang tersebut (Rm 12:8; I Ptr 2:17)
  4. Si pemberi harus juga menerima sumbangan orang lain (agar orang lain turut menerima berkat Tuhan)
  5. Penagih hutang mengira wang bunga daripada orang yang meminjam; namun meminjam wang kepada orang-orang tidak boleh mengira wang bunga (Kel 22:25)

[3]     Prinsip-Prinsip Menerima

  1. Menerima pertolongan hanya dalam waktu kekurangan, sekali-kali jangan terlampau bersandar kepada orang lain (Rm 12:13a)
  2. Terimakan kasih yang bersesuaian daripada orang lain (Ruj: Luk 7:37-38, 44-48)
  3. Jangan menaruh hati yang tamak (Luk 12:15; Ef 5:5)
  4. Tidak boleh menerima wang suap (Pkh 7:7; Ul 16:19; Mzm 15:5)
  5. Bersyukurlah di dalam segala hal (Rm 8:28; I Tes 5:18); berterimakasih kepada Allah dan manusia.
  6. Bertekadlah membalas budi (Ams 3:27)

[4]     Berkat-Berkat Memberi

  1. Pasti bertambah kaya (Ams 11:24, 25)
  2. Pasti menerima ganjaran (Mat 10:40-42; 6:3-4)
  3. Dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah (Ruj: Mat 25:34-40; II Kor 9:6-9)

Penutup

Kumpulkanlah harta di sorga, banyaklah berbuat baik dan memberi sedekah, jadilah kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi demi mencapai hidup yang sebenar (Mat 6:19-21; I Tim 6:17-19)

Kasih Daud
| | |

Kasih Daud

Kasih Daud

[Chen Wan Fa]

Prakata

Daud mengasihi Allah (I Taw 29:1-3) juga mengasihi manusia. Berikut hanya dibentangkan perilaku agungnya mengasihi Saul.

[1]      Saul Selalu Menjadikan Sendiri Musuh Daud

  1. Mendengki Daud (I Sam 18:7-9).
  2. Mengambil tombak ingin membunuh Daud (I Sam 18:10-11).
  3. Mempergunakan musuh untuk membunuh Daud (I Sam 18:17, 25-27).
  4. Memimpin pasukan tentera untuk memburu dan membunuh Daud (I Sam 24:1-2; 26:1-2).
  5. Memaksa Daud terjerumus dalam kehidupan sebagai pelarian (I Sam 21:10; 22:1; I Taw 21:9-13).

¨       Allah melindungi Daud sehingga luput daripada dibunuh (I Sam 23:14).

[2]     Kelakuan Mengasihi Saul

  1. Terdapat dua kali kesempatan namun tidak membunuh Saul (I Sam 24:1-7; 26:6-11).
  2. Membalas dengan baik orang-orang yang menguruskan pengkebumian Saul (II Sam 2:4-6).
  3. Merasa sedih dan meratapi kematian Saul (II Sam 1:17-19, 24a).
  4. Hanya menceritakan kebaikan-kebaikan Saul (II Sam 1:20-24).

[3]     Hasil Mengasihi Saul

  1. Menggerakkan hati Saul (I Sam 24:16; 26:21).
  2. Dilantik menjadi raja (II Sam 5:3-5).

[4]     Kasihilah Musuh

  1. Berkatilah mereka (Rm 12:14).
  2. Doakan mereka (Mat 5:44).
  3. Selesaikan kesukaran (Rm 12:19-21).

Penutup

Setiap yang mengasihi orang yang membenci kita, akan menjadi anak Allah (Mat 5:4-48).