Matius 25:1-46

Matius. 25:1-46
Kembalinya Yesus (2)

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Babak kedua pada khotbah di Bukit Zaitun melanjutkan tema persiapan kedatangan Tuhan. Tiga bagian dalam ayat-ayat ini mengajarkan kita bagaimana mempersiapkan diri untuk kembalinya Sang Raja. Orang yang bijak, setia dan benar akan mewarisi kerajaan Syurga, sementara yang bodoh, malas dan jahat akan diusir.

Ayat kunci

​“Kerana itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari mahupun akan saatnya” (25:13)

​“Maka kata tuannya itu kepadanya:’Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggungjawab dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggungjawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu’” (25:23)

​“Dan Raja itu akan menjawab mereka:’ Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk AKu’” (25:40)

Tahukah anda…?

1. Sepuluh gadis (25:1): Mereka adalah para pendamping mempelai wanita, yang bertanggungjawab untuk mempersiapkan mempelai wanita untuk bertemu dengan mempelai pria.8/1476

2. Talenta (25:15): Pertama, talenta adalah sebuah satuan berat, antara 58 hingga 80 (26-36 Kg), dan juga merupakan satuan wang, penilaian umum menyamainya setara dengan enam ribu dinar. Akan lebih mudah dimengerti apabila satuan ini disamakan dengan nilai wang modern untuk memahami besar nilainya. Apabila satu talenta bernilai enam ribu dinar, maka itu sama dengan upah pekerja harian selama 20 tahun bekerja- mungkin sekitar tiga ratus ribu dolar Amerika. 6/516

3. Orang yang menjalankan wang (25:27): di Alkitab edisi NKJV (bahasa Inggeris) disebut bankers, atau banker. Kata ini tidak menunjukkan institusi kewangan untuk menyimpan wang, tetapi lebih sebagai “kasir” di mana penukar wang duduk atau berdiri menukarkan wang (Mat. 21:12; Mrk. 11:15; Yoh. 2:15). Namun di Lukas. 19:23, kata ini nampaknya bermaksud “bank” dalam erti modern seperti sekarang ini. 10/141

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(25:1-13)
​​​​​​​​​​(25:14-30)
​​​​​​​​​​(25:31-46)

Kata kunci/ ungkapan

Analisis bagian
25:1-13

​1. Bagaimanakah perumpamaan ini berhubungan dengan pengajaran di Fasal. 24:36-51?

​2. Mengapa Kristus disamakan dengan mempelai pria?

​3a. Bagaimanakah sepuluh gadis itu serupa dalam apa yang mereka lakukan?

​3b. Apakah yang membuat gadis-gadis bijak berbeda dengan yang bodoh?

​4a. Apakah yang dilambangkan dengan mempunyai cukup minyak?

​4b. Apakah yang diajarkan dari kenyataan bahawa minyak itu tidak dapat dibagi-bagi?

​5. Mengapa tidak berjaga-jaga dapat mempunyai akibat yang demikian berat?

25:14-30

​6. Apakah yang harus kita lakukan dengan talenta yang telah kita terima?

​7a. Dengan dasar apakah para hamba diberkati atau dihukum? Pengajaran apakah yang ada di balik hal ini?

7b. Apakah tuan itu orang yang kejam seperti yang dinyatakan hamba di ayat 24? Mengapa tuan itu sendiri kedengarannya mengiyakan pernyataan ini di ayat 26?

8. Apakah yang dapat kita pelajari dari ayat 29 dalam pelayanan kita?

9. Bagaimanakah perumpamaan ini menunjukkan keadilan dan kasih Allah?

25:31-46

​10. Perhatikanlah awal tiap-tiap bagian dalam pelajaran ini dan jelaskanlah alasan perbedaan antara pelajaran ini dengan dua pelajaran sebelumnya.

​11. Dengan dasar apakah pemisahan akhir dilakukan?

​12. Siapakah saudaraNya yang paling hina (40)?

​13. Amalkanlah perbuatan-perbuatan di bawah ini dalam konteks zaman sekarang dan tuliskanlah apa yang dapat anda lakukan.

13a. Memberi makan orang-orang lapar dan minum bagi yang haus.

13b. Memberi tumpangan bagi orang-orang asing

13c. Menjenguk yang sakit

​13d. Memakai pakaian pada orang yang telanjang.

​13e. Menengok mereka yang ada dalam penjara

​14. Apakah yang dapat kita pelajari dari kenyataan bahawa baik yang benar mahupun yang jahat tidak menyedari apa yang telah mereka lakukan?

(Dibaca : 388 kali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *