Matius 23:1-36

​Matius. 23:1-36
Kecaman atas ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi

Dasar pemahaman
Latar belakang

​Kita sekarang sampai pada akhir pelayanan umum Yesus. Setelah membungkam orang-orang Farisi, Saduki, dan ahli-ahli Taurat, Tuhan melancarkan berbagai kecaman kepada mereka dengan kutuk-kutukan yang berat. Hal ini selayaknya terjadi kerana mereka adalah petinggi-petinggi agama yang selalu menjadi penentang utama pesan kerajaan Syurga. Kecaman-kecaman Tuhan juga berperan sebagai peringatan bagi murid-murid dan orang-orang atas tipu daya kesalehan palsu.

Ayat kunci

​“Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu nampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan ” (23:28)

​“Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mahu” (23:37)

Tahukah anda…?

1. “Phylactery” (Tali sembahyang) (ayat 5): adalah tali kulit yang terpilih atau kotak-kotak gulungan yang berisi secarik kertas kulit yang berisi empat tulisan Taurat (Kel. 13:2-10, 11-16; Ul. 6:4-9; 11:13-21), dipakai di lengan atau diikat pada dahi menurut Keluaran. 13:9, 16; Ulangan. 6:8; 11:18 (walaupun asalnya ayat-ayat ini mungkin bersifat kiasan)6/474

2. Rabi (ayat 7): adaptasi kata Ibrani yang bererti “tuan” atau “guru”. Di masa-masa Talmud status rabi sangat tinggi: muridnya harus patuh padanya tanpa mempertanyakan perintahnya, tidak boleh berjalan di samping, apalagi di depannya, tidak boleh menyapanya terlebih dahulu, dan sebagainya.

3. Penganut agamamu (proselyte- 23:15): Orang Farisi dan ahli Taurat harus berkelana jauh untuk menjadikan seseorang sebagai penganut agama (proselyte), istilah yang pada Perjanjian Baru hanya digunakan di sini dan pada Kisah Para Rasul. 2:10; 6:5; 13:43 dan mungkin menunjukkan mereka yang telah disunat dan telah menyerahkan diri untuk tunduk pada hukum-hukum Taurat sepenuhnya, termasuk tradisi-tradisi tidak tertulis yang dipegang erat oleh orang-orang Farisi. 6/478-479

4. Selasih, adas manis dan jintan (23:23) adalah rempah-rempah kebun umum.

5. Menapiskan (23:24): Orang Farisi yang ketat akan dengan hati-hati menapis, atau menyaring air minumnya melalui selembar kain saringan untuk memastikan ia tidak menelan jentik nyamuk, binatang haram yang paling kecil. Tetapi secara kiasan ia menelan seekor unta- salah satu binatang haram terbesar.

6. Kuburan yang dilabur putih (23:27): Orang yang menginjak kubur akan menjadi najis (lihat Bil. 19:16), sehingga kuburan dilabur putih agar mudah kelihatan, terutama pada malam hari 8/1474

7. “Dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia” (23:35): Di sini, Yesus menyebutkan seluruh pembunuhan pada Perjanjian Lama dengan menyebutkan pembunuhan yang pertama kali dicatat dalam Alkitab, yaitu Habel (Kej. 4:8) dan yang terakhir, Zakharia (II Taw. 24:20-22). (Dalam kanon Ibrani, II Tawarikh adalah kitab yang terakhir).

Pengamatan
Garis besar

​​​​​​​​​​(23:1-12)
​​​​​​​​​​(23:13-36)
​​​​​​​​​​(23:37-39)

Kata kunci/ ungkapan

Analisis bagian
23:1-12

​1. Apakah ertinya “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kerusi Musa”?

2. Apakah contoh yang menggambarkan maksud pada ayat 4?

3. Apakah yang salah dengan disebut “rabi”, “bapa” atau “guru”?

4. Menurut konteksnya, apakah ertinya merendahkan diri (12)?

23:13-36

​5a. Sebutkanlah secara singkat tujuh kecaman yang diucapkan Tuhan atas ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi.

​5b. Bagaimanakah anda membenarkan kecaman-kecaman keras Tuhan?

​6a. Bagaimanakah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menutup pintu kerajaan Syurga bagi manusia (13)?

​6b. Hari ini, adakah orang-orang yang mengajarkan Alkitab tetapi sesungguhnya menutup pintu kerajaan Syurga? Sebutkanlah contoh.

​7a. Kemunadikan apakah yang disingkapkan Tuhan dalam ayat 16-22?

​7b. Dengan jalan apakah kadang-kadang kita memutarbalikkan kepentingan kita dalam ibadah dan kehidupan Kristian?

8a. Mengapa keadilan, belas kasihan, dan kesetiaan lebih penting, dan mengapa hal-hal ini diabaikan?

8b. Apakah Yesus mengabaikan hukum Taurat?

9. Mengapa orang-orang, seperti ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menapiskan nyamuk dan menelan unta?

​​10. Apakah yang dimaksudkan Tuhan dengan “ular” dan “keturunan ular beludak” (33)?

​11. Mengapa orang-orang ini membunuh dan menganiaya utusan-utusan Allah?

23:37-39

​12. Bagaimanakah perumpamaan tentang induk ayat yang mengumpulkan anak-anaknya berlaku pada Allah dan umatNya?

​13. Kapankah orang-orang berkata, “Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan”?

(Dibaca : 749 kali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *