[Hou En Yuan]

I.      Jalan Bersama-sama Bapa Sewaktu Muda (Kej 22:1-18)

1. Keduanya berjalan bersama-sama di dalam hal menyembah Allah (5-6)

Didik anak-anak belajar menakuti Allah (Ul 4:10)

Anak-anak harus menaati ibubapa di dalam Tuhan (Ef 6:1)

Didiklah anak-anak supaya sampai masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang (Ams 22:6)

2. Keduanya berjalan bersama-sama di dalam iman menyembah Allah (7-8)

Di manakah anak domba untuk korban bakaran itu? ~ menunjukkan ianya amat teliti dan bersunguh-sungguh dalam hal menyembah Tuhan

Menyembah Allah harus di dalam roh dan kebenaran (Yoh 4:23-24)

Haruslah menghadap hadirat Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh (Ibr 10:22)

Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran – jawapan beriman Abraham

Ishak mempercayai kata-kata ayahnya. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama – sehati (Ams 3:3)

3. Taat pada bapa sampai dipersembahkan di atas mezbah (9-10)

Melambangkan ketaatan Kristus (Flp 2:8; Ef 5:2)

Persembahkanlah tubuh sebagai persembahan yang hidup (Rm 12:1; 6:13)

Hiduplah demi Tuhan dan mati demi Tuhan (Rm 14:7-8)

4. Diberkati secara berlimpah-limpah oleh Allah ~ keduanya berjalan bersama-sama menggenapi perintah Allah (11-18)

Ishak seakan-akan bangkit dari maut (Ibr 11:19)

Allah menyediakan – seekor domba jantan menggantikan Ishak (Yoh 1:29)

Sesudah kita melakukan kehendak Allah dengan iman, pasti menerima upah besar (Ibr 10:35-39)

II.          Menaati Kehendak Allah Dalam Perkahwinan (Kej 24)

1. Menaati aturan ayah yang penuh iman (1-9)

Isteri yang berakal budi adalah karunia Tuhan (Ams 19:14)

Akuilah Tuhan dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu (Ams 3:5-6)

Allah menciptakan Hawa untuk Adam (Kej 2:18, 21-24)

2. Percaya pada pimpinan Allah – merenung di dalam hati dan berserah (10-66)

Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya, dan Ia akan bertindak (Mzm 37:5)

Berdiam dirilah di hadapan Tuhan dan nantikanlah Dia (Mzm 37:7)

Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik dan ia dikenan Tuhan (Ams 18:22)

3. Menaati kehendak Tuhan mengambil Ribka sebagai isteri

Mengambilnya menjadi isteri – mentaati perjodohan Tuhan (Mrk 10:6-9)

Mencintainya – menuruti ajaran Tuhan (Ef 5:25, 28-29)

Dihiburkan – menikmati kehangatan keluarga (Ams 31:10-12)

Diberkati Allah di dalam kehidupan perkahwinan (Kej 25:21; 26:8-11)

4.    Berdoa bagi isteri dan dikabulkan Tuhan (25:21)

Bermesra dan bercumbu-cumbuan dengan isteri (Kej 26:8-11)

Suami-isteri saling mengasihi tanpa curiga (I Ptr 3:7)

III.       Percaya Pada Janji Allah Dalam Kehidupan (Kej 26:1-6, 12-13)

1. Menghadapi kelaparan di tanah Filistin ~ pengujian besar dalam kehidupan

Selama empat puluh tahun lamanya di padang gurun, umat Israel tidak menanam tidak mengumpul (Ul 8:2-3)

Sewaktu umat Israel jatuh dalam kecaparan, Allah memelihara mereka (I Raj 18:3-16)

Jangan kuatir akan kehidupan (Mat 6:25-33)

2. Allah berjanji akan menyertainya dan memberkatinya

Setiap yang takut akan Allah, tidak berkekurangan (Mzm 34:9-11)

Allah mengaruniakan segala sesuatu bersama-sama dengan Kristus kepada kita (Rm 8:32)

Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah (II Kor 1:20)

3. Tinggallah Ishak di Gerar ~ percaya pada janji Allah

Percaya dengan iman yang penuh terhadap janji Allah, pasti semuanya terjadi (Rm 4:19-21)

Siapa yang percaya kepada Allah tidak akan dipermalukan (Rm 9:33)

Semua firman Allah adalah murni (Ams 30:5)

4. Maka menaburlah Ishak di tanah itu ~ Allah memberkatinya

Kerana percaya, bukan kerana melihat (II Kor 5:7)

Pengajaran lima roti dua ikan (Yoh 6:5-4)

Mendapat hasil seratus kali lipat, sehingga ia menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya (Ams 16:20)

Melakukan pekerjaan baik dengan tangan sendiri pasti diberkati Tuhan (Ef 4:28; Ams 13:4)

IV.       Personalitinya ~ Hati Berusaha Hidup Berdamai Dengan Orang Lain (Kej 26:14-33)

1. Ditindas ganggu oleh oleh Filistin, namun ia tetap sabar dan bertolak ansur (14-22)

Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, berusahalah hidup berdamai dengan orang lain (Rm 12:17-21)

Jauhilah kejahatan, lakukan yang baik, carilah perdamaian dan berusaha mendapatkannya (I Ptr 3:9-11)

Jangan bertengkar maupun bermusuhan dengan orang, pasti beroleh Rehobot (Rm 12:9-10)

2. Berkenan pada Allah, pasti diberkatiNya (Kej 26:23-32)

Allah menampakkan diri padanya dan menguatkan imannya (24)

Musuhnya datang sendiri untuk berdamai dengannya (26-31; Ams 16)

Musuhnya melihat dengan sendiri, Allah menyertainya (28)

Pengakuan musuh: Engkau sekarang diberkati Tuhan (29)

Ishak berjaya lagi menggali satu sumur dan menamainya Syeba (32-33)

Penutup:
Semenjak kecil, Ishak telah jalan bersama-sama ayahnya di dalam iman kepercayaan lalu berjaya mendirikan dasar kepercayaan yang baik, mewarisi iman bapanya, bersandar dan percaya pada Allah di dalam segala hal, taat pada Tuhan dan melakukan kehendak Allah sehingga disertai Allah dan diberkatiNya. Bersinar terang bagi Allah di tengah orang-orang, memuliakan nama Tuhan, sesungguhnya adalah teladan baik para pemercaya yang benar.

(Dibaca : 1941 kali)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *