78. Tuhan Berdoa Di Taman Getsemani

Dalam masa kehidupan Tuhan penuh dengan doa, baik pagi atau malam, di bukit atau di lautan, di padang gurun atau di Bait Suci.  Di antaranya tercantum suatu doa yang paling jelas dan paling menggerakkan hati orang, yaitu doa di Taman Getsemani.

Huraiannya seperti di bawah ini :

I.       DOA YANG BERIMAN (Mrk 14 : 36)

  • Ia bersabda : “Ya Abba, ya Bapa!  Tidak ada yang mustahil bagi Mu”.  Ini adalah doa yang beriman.

1.      Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibr 11 : 6).

2.      Tuhan bersabda : “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah, maka hal itu akan diberikan kepadamu” (Mrk 11 : 24).

3.      Doa yang beriman, besar khasiatnya (Mrk 1 : 40-42;  Mat 9 : 27-30).

4.      Hendaklah meminta dengan iman, dan sama sekali jangan bimbang (Yak 1 : 6-8).

II.     DOA YANG TAAT (Luk 22 : 41-42)

  • Tuhan bersabda : “Ya BapaKu, jikalau Engkau mahu, ambillah cawan ini daripadaKu, tetapi bukanlah kehendakKu, melainkan kehendakMulah yang terjadi”, Ya betapa taatnya.

1.      Allah berkenan kepada orang yang mendengarkan FirmanNya;  Mendengarkan lebih baik daripada Korban sembelihan, memperhatikan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan (1 Sam 15 : 22).

2.      Allah akan mengaruniakan Roh Kudus kepada semua orang yang mentaatiNya (Kis 5 : 32).

3.      Ia akan mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya (1 Yoh 5 : 14).

4.      Adakalanya meminta dengan paksa seperti Paulus (2 Kor 12 : 7-8).  Dengan demikian, baru disebut sebagai anak-anak Allah yang taat (1 Ptr 4 : 14).

III.    DOA YANG SUNGGUH-SUNGGUH (Luk 22 : 44)

  • “Yesus sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa, peluhNya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah”.  Betapa kesungguhanNya!

1.      Kenyataan doa Kristus yang bersungguh-sungguh adalah : Suara yang keras, mencucurkan air mata, mencucurkan peluh (Ruj : Ibr 5 : 7).

2.      Tuhan memberi nasihat supaya kita harus terus memohon dengan sikap yang tidak malu (Luk 11 : 8).

3.      Elia berdoa sungguh-sungguh, maka turunlah hujan dari langit (Yak 5 : 17-18).

4.      Teladan yang baik dari Bartimeus (Mrk 10 : 46-52).

5.      Doa raja Hizkia (Yes 38 : 1-5).

IV.    DOA YANG TEKUN (Mat 26 : 44)

  • “Ucapan doa yang ketiga kalinya masih sama dengan yang terlebih dahulu”.  Itulah pernyataan doa yang tekun (tidak putus asa).

1.      Perumpamaan dari permintaan doa janda yang tekun itu, memberi nasihat kepada kita, bahawa janganlah berputus asa dalam berdoa (Luk 18 : 1-8).

2.      Perempuan Kanaan yang memohon kesembuhan dari Tuhan bagi anaknya yang sakit, meskipun sekali ditolak oleh Tuhan, namun ia tidak putus asa, sehingga akhirnya dikasihani (Mat 15 : 22-28).

3.      Doa Elia memohon hujan sebanyak 7 kali itu merupakan doa yang tekun (1 Raj 18 : 42-45).

4.      Ayat Alkitab : “Bertekunlah dalam doa!” (Rm 12 : 13).

KESIMPULAN

Hendaklah mencontoh akan teladan doa Tuhan Yesus di Getsemani, nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur (Flp 4 : 6-7).

(Dibaca : 1270 kali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *