Pendahuluan: Pertuturan merupakan medium komunikasi antara sesama manusia. Ia boleh menghubungkan persahabatan, ia juga boleh menjatuhkan manusia dalam dosa. Ia boleh memanfaatkan dan membangunkan manusia, atau membinasakan dan menjatuhkan manusia.

Harus berwaspada dalam pertuturan

1. Agar tidak dihakimi dengan hukuman yang lebih berat (Yak 3: 1).

  • Hidup dan mati dikuasai lidah (Ams 18: 21; Mat 12: 34-37).

2. Semua orang bersalah dalam pertuturan (Yak 3: 2).

  • Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran (Ams 10: 19).

3. Hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah (Yak 1: 19).

  • Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Tuhan (Yak 1: 20).

4. Berwaspada dalam pertuturan ialah penampilan orang saleh (Yak 1: 26).

  • Mohon Tuhan berikan lidah seorang murid (Yes 50: 4).

Bagaimana berwaspada dalam pertuturan

1. Mengendalikan lidah juga dapat mengendalikan seluruh tubuh (Yak 3: 2).

  • Perumpamaan tentang lidah (Yak 3: 3-8).

2. Jangan mengutuk (Yak 3: 9-10).

  • Berkatilah dan jangan mengutuk (Rm 12: 14; Luk 6: 28).

3. Jangan memegahkan diri (Yak 3: 14; 4: 16).

  • Jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah (1 Kor 1:29; 4:7; Ams 27: 1-2).

4. Jangan berdusta (Yak 3: 14).

  • Lidah dusta dibenci Tuhan (Ams 6: 12-19; Mzm 120: 2).

5. Jangan bersumpah (Yak 5: 12).

  • Jika ya, hendaklah kamu katakana: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak (Mat 5: 33-37).

6. Jangan menghakimi (Yak 4: 11-12).

  • Jual diri sendiri sebelum orang lain (Mat 7: 1-5; Rm 2: 1-3).
  • Aku harus berwaspada dalam pertuturanku, agar lidahku tidak berdosa (Mzm 36: 2).

Mulut berlidah dua (Yak 3: 9-12)

1. Harus memuji Tuhan dengan lidah (Yak 3: 9).

  • Tidak kira perkataan atau perbuatan, lakukanlah dalam nama Tuhan Yesus, mengucap syukur kepada Allah Bapa (Kol 3: 17).

2. Ucapkan perkataan yang baik untuk membangun (Ef 4: 29; 5: 3-4).

  • Memberikan manfaat kepada pendengar (Ams 12: 18, 25; 25: 11).

3. Jaga lidah terhadap yang jahat (Mzm 34: 12-14).

  • Hendaklah kata-kata senantiasa penuh kasih, jangan hambar (Kol 4: 6).

Kesimpulan: Kejar kesempurnaan dalam pertuturan (Yak 3: 2). Bertekad agar mulut tidak terlanjur (Mzm 17: 3).

(Dibaca : 400 kali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *