90. Ketidaktaatan Umat Manusia

I.       ASAL MANUSIA

1.      Allah menciptakan Adam dari debu tanah (Kej 2 : 7).

2.      Mengambil tulang rusuk Adam, lalu menciptakan Hawa (Kej 2 : 21-22).

3.      Dari satu orang saja Allah telah menjadikan semua bangsa (Kis 17 : 26;  Mal 2 : 15).

II.     RUPA PADA PERMULAAN

1.      Serupa dengan gambar Allah (Kej 1 : 27) – di dalam Kebenaran dan Kekudusan yang sesungguhnya (Ef 4 : 24).

2.      Ditempatkan di taman (Kej 2 : 8) – tidak khuatir akan pakaian dan makanan (Kej 2 : 16, 25).

3.      Segalanya penuh dengan kebahagiaan.

a.      Dapat bersekutu dengan Allah (Ruj : Kej 2 : 16;  3 : 8).

b.      Suami isteri penuh kesenangan (Ruj : Kej 2 : 22-24).

c.      Hidup rukun dengan segala binatang (Kej 2 : 19-20;  1 : 2b).

III.    KETIDAKTAATAN KEPADA ALLAH

1.      Melanggar perintah dan makan buah terlarang (Kej 3 : 1-6).

2.      Dikutuk oleh Allah.

a.      Hawa (Kej 3 : 16).

b.      Adam (Kej 17-19).

3.      Diusir dari taman (Kej 3 : 22-24).

4.      Jasmani mati, rohani juga mati (Kej 2 : 17;  Why 21 : 8).

5.      Ketidak taatan satu orang, maka semua orang telah menjadi orang berdosa (Rm 5 : 19;  Mzm 31 : 5).

  • Hendaklah bertobat dan percaya kepada Tuhan, menjadi anak-anak yang taat dan masuk ke dalam taman yang lebih indah (1 Ptr 1 : 13-16;  Why 2 : 7).

 

TAHUN-TAHUN PENTING PADA ZAMAN PERJANJIAN LAMA

Perbandingan dengan waktu pada zaman dahulu, penyusunannya ini hanyalah sebagai jumlah angka yang lengkap, hanya mengambil nilai yang berdekatan, dan tidaklah akan tepat.  Akan tetapi untuk menyatakan susunan cerita dan sejarah tokoh-tokoh, adalah sangat tepat.  Siapa yang faham Alkitab, haruslah ia mencatat dan mengingatnya dalam hati.

1.      Adam …………………………………………………………..         4000 tahun (SM)

2.      Air Bah ………………………………………………………..         2400 tahun (SM)

3.      Abraham ……………………………………………………..          2000 tahun (SM)

4.      Yakub ………………………………………………………….         1900 tahun (SM)

5.      Yusuf …………………………………………………………..        1800 tahun (SM)

6.      Musa ……………………………………………………………         1400 tahun (SM)

7.      Mesir …………………………………………………………..         1400 tahun (SM)

8.      Rut ………………………………………………………………         1150 tahun (SM)

9.      Samuel …………………………………………………………         1100 tahun (SM)

10.    Saul ……………………………………………………………..        1053 tahun (SM)

11.    Daud ……………………………………………………………         1013 tahun (SM)

12.    Salomo …………………………………………………………        973 tahun (SM)

13.    Perpecahan Negara (Ruj 1 Raj ps. 12)………………          933 tahun (SM)

14.    Tertawannya Galilea ……………………………………..          734 tahun (SM)

15.    Tertawannya Israel ………………………………………..         721 tahun (SM)

16.    Yehuda jatuh ke tangan Babel ………………………..          606 tahun (SM)

17.    Tertawannya Yoyakhin …………………………………          597 tahun (SM)

18.    Hancurnya Yerusalem …………………………………..          586 tahun (SM)

19.    Kembali dari Penawanan ………………………………           536 tahun (SM)

20.    Bait Suci dibangun kembali …………………………..           520 tahun (SM)

21.    Ester sebagai ratu Persia ……………………………….            478 tahun (SM)

22.    Ezra pergi ke Yerusalem ………………………………           457 tahun (SM)

23.    Nehemia membangun kembali kota kudus ………           444 tahun (SM)

  

MASA-MASA PENTING PADA ZAMAN PERJANJIAN LAMA

1.      Dunia sebelum air bah ……………………………………..+- 1600 th (SM – 4000 th – 2400 th)

2.      Dari air bah s/d Abraham ………………………………….+- 400 th (SM – 2400 th – 2000 th)

3.      Masa Kepala Suku : Abraham, Ishak, Yakub ……….+- 200 th (SM – 2000 th – 1800 th)

4.      Israel menumpang di Mesir ……………………………….+- 400 th (SM – 1800 th – 1400 th)

5.      Masa Hakim-hakim …………………………………………..+- 300 th (SM – 1400 th – 1100 th)

6.      Masa Kerajaan : Saul, Daud, Salomo ………………….+- 120 th (SM – 1053 th – 933 th)

7.      Masa Perpecahan negara ……………………………………+- 200 th (SM – 933 th – 721 th)

8.      Masa Pembuangan (Penawanan) …………………………+- 70 th (SM – 606 th – 536 th)

9.      Masa Kepulihan negara ……………………………………..+- 100 th (SM – 536 th – 432 th)

89. Kedurhakaan Kelompok Korah (Yudas Ayat 11)

I.       SEBAB KEDURHAKAAN – IRI HATI (Mzm 106 : 16)

1.      Tidak mengakui akan pimpinan Musa dan Harun, beranggapan bahawa mereka sendiri sebagai pimpinan (Bil 16 : 3, 13).

2.      Tidak mengucap syukur akan bagian orang Lewi, bahkan menuntut tugas imam (Bil 16 : 8-10).

3.      Membalikkan yang benar, melanggar dari kenyataan, menyerang Musa dengan tanpa sebab (Bil 16 : 12-14).

II.     AKIBAT DARI KEDURHAKAAN (Mzm 106 : 17-18)

1.      Bumi terbelah menelan Korah, Datan, Abiram serta keluarganya, penduduk dan harta benda (Bil 16 : 25-34).

2.      250 pemimpin yang ikut kedurhakaan Korah, dimusnahkan oleh api (Bil 16 : 2-3, 35).

3.      Orang yang tidak puas dengan hukuman Allah terhadap kelompok Korah, yang mati kena penyakit sampar berjumlah 14700 orang (Bil 16 : 41-49).

III.    NASIHAT TERHADAP KITA

1.      Jangan gila hormat sehingga menimbulkan iri hati (Gal 5 : 26;  Ams 27 : 4)

2.      Hendaklah turut bersukacita dengan semua orang (1 Kor 12 : 26).

3.      Rendah hati, taat, maka Tuhan pasti meninggikannya (1 Ptr 5 : 5-6).

88. Orang Yang Gagal Kerana Anggur

Alkitab mengatakan : “Jangan melihat kepada anggur, kalau merah menarik warnanya, dan mengilau dalam cawan, yang mengalir masuk dengan nikmat, tetapi kemudian memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti beludak” (Ams 23 : 31-32).

I.       BAHAYA DARI ANGGUR

1.      Tak berguna bagi tubuh : Sebab sifat anggur menghangatkan (Hos 7 : 5), mendapat cidera tanpa sebab, bahkan binasa (Ams 23 : 29-30).

2.      Tak berguna bagi ekonomi : Sebab peminum anggur dapat menjadi miskin (Ams 23 : 21), menjual anak perempuan untuk membeli anggur (Yl 3 : 3).

3.      Tak berguna bagi kepercayaan : Dapat menodai diri sendiri, pemabuk tidak dapat menerima Kerajaan Allah (Dan 1 : 8;  1 Kor 6 : 10;  Gal 5 : 21).

II.     ORANG YANG GAGAL KERANA ANGGUR

1.      Lot : Meskipun ia ke luar dari Sodom yang dimusnahkan itu, tetapi kerana minum anggur, sehingga terjadi kekacauan dan kejahatan besar (Ruj : Kej 19 : 30-38;  Yeh 33 : 12-13).

2.      Raja Belsyazar : Minum anggur bersama 1000 orang menterinya dan dalam kesenangan minum itu telah mengotori perkakas Bait Allah, memuji-muji berhala, sehingga Allah murka dan membinasakan Kerajaan tersebut (Ruj : Dan 5 : 1-9, 25-31).

III.    HENDAKLAH MENCEGAH MINUM ANGGUR

1.      Bertekad tidak minum anggur (Dan 1 : 8;  Yer 35 : 5-8).

2.      Janganlah bergaul dengan orang peminum anggur (Ams 23 : 20;  1 Kor 5 : 11).

3.      Hendaklah mohon kepenuhan Roh Kudus, mematikan nafsu dari anggur (Ef 5 : 18;  Rm 8 : 13).

87. Tenaga Membangkitkan Negara Pertobatan

Bagaimana Raja Hizkia membangkitkan negaranya;  Yaitu Kerajaan Allah – contoh yang baik untuk membangkitkan jemaat.

Alkitab menulis : “Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa” (Ams 14 : 34).

Negara susah kerana berdosa;  Negara senang kerana pertobatan.

I.       PERTOBATAN RAJA-RAJA DAN PEMIMPIN

Mereka datang ke Bait Suci, lalu mempersembahkan korban dosa, ingin menebus dosa bagi negara, Bait suci dan orang Yahudi.  Menandakan bahawa raja dan para pemimpin juga mengaku dosa (Ruj : 2 Taw 29 : 20-24).

 

II.     PERTOBATAN IMAM DAN ORANG LEWI

“Mereka merasa malu, lalu menguduskan dirinya dan membawa korban bakaran di tengah-tengah Bait Allah” (2 Taw 30 : 15;  29 : 34).

 

III.    PERTOBATAN SEGENAP UMAT

Segenap umat pergi ke segala tempat membasmi berhala-berhala dan merobohkan bukit pengorbanan (2 Taw 31 : 1).

  • Pertobatan dari raja-raja, pemimpin, imam dan orang Lewi serta segenap umat menandakan bahawa mereka menjauhi pengajaran yang jahat, sehingga diperkenan oleh Allah dan negara dibangkitkan (Ruj : 2 Taw 30 : 22;  31 : 20-21).
  • Kebangkitan Gereja sekarang yang terpenting juga terletak pada pengakuan dosa, pertobatan, menjauhi dosa serta permohonan doa dari para pemimpin serta segenap umat/jemaat (Ruj : Rat 3 : 40-41;  Yes 66 : 2).

 

86. Harus Bersandar Kepada Allah Dalam Segala Perkara

Sebagai anak-anak Allah, ada Bapa sebagai sandarannya, namun tidak pernah bersandar kepadaNya, betapa bebalnya!

I.       ORANG YANG TIDAK PERNAH BERSANDAR KEPADA ALLAH

1.      Orang Israel : Mereka memperoleh penyelamatan Allah yang berkuasa dan keluar dari penderitaan raja Mesir, namun tidak mahu bersandar kepada Allah untuk masuk ke Kanaan, sehingga Allah sering murka dan banyak yang mati di padang gurun (Ruj : Bil 14 : 1-3, 26-35).

2.      Raja Asa : Ia sakit, hanya mencari pertolongan tabib, tidak mohon kepada Allah, maka tidak berkenan kepada Allah, sehingga sakit parah dan mati (2 Taw 16 : 12-13).

II.     ORANG YANG TEKUN BERSANDAR KEPADA ALLAH

1.      Kaum Ezra : Mereka berdoa dan berpuasa, mohon perlindungan Allah, dari Babel telah berjalan selama 40 hari dalam perjalanan padang gurun, sehingga sampai di Yerusalem dengan selamat (Ezr 8 : 21-23;  7 : 9).

2.      Daud : Ia bersandar kepada pertolongan Allah, sehingga membinasakan Goliat musuhnya dan menyelamatkan negeri Israel (1 Sam 17 : 34-37, 45-47).

3.      Raja Hizkia : Ketika diberitahu kematiannya oleh Allah, ia mencucurkan air mata mohon kemurahan Allah, lalu didengar oleh Allah dan umurnya ditambah 15 tahun (Yes 38 : 1-8).

  • Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia dan diberkatilah orang yang mengandalkan Allah (Yer 17 : 5-8).
  • Bagi yang hatinya teguh bersandar kepada Allah, pasti memperoleh damai sejahtera (Yes 26 : 3-4).

 

84. Dengan Permohonan Doa Membantu Pekerjaan Kudus

Cara untuk mengerjakan pekerjaan kudus sangat banyak, seperti: mempersembahkan diri, pelawatan, memberitakan Injil, mengajar anak-anak, mengurus pekerjaan dan lain-lain. Di antaranya ada satu hal, iaitu “Berdoa”. Seperti dalam surat dari Paulus “Membantu kami dalam doa” (2 Kor 1 : 11).

I.       CONTOH MENGENAI PEKERJAAN KUDUS YANG MEMPEROLEH BANTUAN DENGAN DOA

1.      Dengan doa Musa membantu Yosua mengalahkan orang-orang Amalek (Kel 17 : 8-13).

2.   Dengan doa dan berpuasa orang Yahudi membantu Ester memperoleh keselamatan untuk menghadap kepada raja, dan telah menolong bangsanya terlepas dari penganiayaan Haman (Est 4 : 15-17;  5 : 1-4;  7 : 1-10).

3.      Dengan doa, Tuhan Yesus menolong Petrus kembali (Luk 22 : 31-34, 60-62).

4.      Dengan doa, gereja/jemaat telah menolong Petrus keluar dari penjara (Kis 12 : 1-11).

II.     HARUS MENDOAKAN PERKARA APA?

1.      Mohon supaya Tuhan memberikan karunia perkataan benar dan kekuatan kepada semua Para Penginjil (Ef 6 : 19-20).

2.      Mohon supaya Tuhan membuka pintu penginjilan terhadap setiap negara (Kol 4 : 3-4;  2 Tes 3 : 1).

3.      Mohon supaya Tuhan menambahkan bangsa, supaya gereja makin pesat (Yes 26 : 15).

4.      Mohon supaya Tuhan mengutus pelayan untuk keluar mengerjakan pekerjaan kudus (Mat 9 : 37-38).

5.      Mohon supaya Tuhan menyempurnakan segenap umat kudus (termasuk keluarga), dengan iman yang cukup, dapat berdiri teguh (Kol 1 : 2;  Ef 6 : 18).

6.      Mohon perdamaian bagi negara, supaya kita dapat melewati hari dengan damai sejahtera untuk memberitakan Injil Kebenaran (Yer 29 : 7;  1 Tim 2 : 1-5).

III.    SEMANGAT DOA

1.      Harus percaya bahawa Tuhan dapat mendengarkan/mengabulkan (Ibr 11 : 6;  Kis 10 : 1-4).

2.      Harus berdoa dengan segenap hati (Mzm 145 : 18-19;  2 Taw 16 : 9).

3.      Harus memohon dengan sikap yang tidak malu (Luk 11 : 8;  Ibr 5 : 7).

4.      Harus tekun dan memohon terus (Rm 12 : 13;  Luk 18 : 1-8).

5.      Setiap hari menentukan waktu berdoa (Dan 6 : 10;  Mzm 55 : 17).

6.      Berdoa dengan tiada henti-hentinya (1 Tes 5 : 17;  Mzm 71 : 8).